Kota Solo selain kota budaya juga disebut sebagai kota industri dan perdagangan. Ini dilihat dari sejarah kota Solo sejak dari jaman kerajaan sampai sekarang. PGS mempunyai konsep sebagai pusat perdagangan yang menjadi ikon kota Solo, merupakan pasar yang dikemas dengan design minimalis dan dikelola oleh manajemen yang telah berpengalaman. Kini PGS merupakan pusat perdagangan batik terbesar dan terlengkap di Kotas Solo dan Jawa tengah.


Fasilitas

- Toilet tiap lantai
- Parkir tiap lantai
- Keamanan
- Kebersihan
- Area Bongkar Muat Barang
- Pusat Makanan
- Genset
- Pusat informasi

 

 

Pusat Grosir Solo telah berhasil menjadi pusat belanja bagi produk-produk tekstil dan pakaian jadi terutama produk-produk batik bagi masyarakat Kota Solo dan kota-kota lainnya di tanah air. Kenyamanan berbelanja yang diberikan kepada para pengunjung merupakan nilai positif untuk terus meningkatkan penjualan bagi tenant-tenant yang telah bergabung didalamnya. Kenyamanan ini dihadirkan dari penyediaan fasilitas-fasilitas gedung yang lengkap untuk membantu dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Paduan area belanja dengan area pariwisata yaitu komplek Kraton Kasunanan Surakarta dan Kraton Mangkunegaran Surakarta, berhasil mendatangkan pengunjung dengan tingkat konsumsi yang tinggi, terutama pakaian batik yang biasa mereka beli dalam jumlah banyak sebagai buah tangan. Pencitraan ini sudah tertanam kuat dalam benak masyarakat bahwa PGS merupakan pasar modern dengan fasilitas yang sangat lengkap. Pencitraan ini juga yang berhasil meningkatkan perputaran uang di PGS yang bisa mencapai 8 miliard perhari dan meningkat 2 kali lipat di hari libur. Di dukung dengan lokasi yang stategis dan management yang profesional, maka PGS merupakan jaminan investasi yang akan selalu meningkat secara signifikan.