Cialis 20mg Pas Cher cialis 20mg Kamagra 100 Suisse,kamagra 100,kamagra 100mg Avis,kamagra 100 Oral Jelly kamagra 100 kamagra gel,kamagra sverige,kamagra online kamagra online Viagra Kokemuksia,Viagra Netist? Kokemuksia,Naisten Viagra Kokemuksia viagra kokemuksia kamagra gel kamagra kaufen Levitra 10 Mg Kopen,levitra 10 Mg Ervaringen,levitra 10 Mg,levitra 10 Mg Bayer levitra 10 mg kopen Levitra Suisse,Levitra Compendium,Levitra 20 Mg levitra compendium

PEWARNA ALAMI PADA BATIK

PEWARNA ALAMI PADA BATIKSaat ini masyarakat disuguhkan dengan banyak pilihan corak dan model pakaian batik. Para produsen dan distributor berbondong-bondong memberikan produk teranyar mereka seiring dengan perkembangan dunia fashion. Warna batik pun kian variatif. Indahnya perpaduan warna menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam membeli batik.

Dalam dunia tekstil, kita mengenal pewarna alami dan pewarna buatan (sintesis). Pewarna alami dibuat dari hasil ekstrak  tumbuh-tumbuhan atau hewan. Sedangkan pewarana buatan berasal dari proses kimia. Kedua pewarna ini, baik alami maupun buatan, juga digunakan pada proses pembuatan batik.

Jika mengenal Batik Solo, maka salah satu yang terlintas adalah ciri khas kedua batik tersebut dengan warna coklatnya. Warna ini biasa disebut soga atau sogan yang berasal dari pewarna alam. Namun coklat soga bukanlah satu-satunya warna yang dihasilkan pewarna alami.

 

 

Dibawah ini akan coba kami jelaskan beberapa pewarana alam yang digunakan untuk batik:

  • Jati (Tectona Grandis L): Daun jati yang masih muda dapat menghasilkan warna merah kecoklatan.
  • Alpukat (Persea): Pohon ini diambil daunnya untuk warna hijau kecoklatan
  • Secang (Caesaslpinia Sapapan Lin): Kayu secang dapat menghasilkan warna merah.
  • Indigo (Indigofera tinctoria ): Tanaman ini diambil daun dan rantingnya untuk menghasilkan warna biru.
  • Mangga (Mangitera Indica Lina): Warna hijau dihasilkan dari batang dan juga daun pohon mangga.
  • Mengkudu (Morinda Citrifolia): Untuk tanaman yang satu ini diambil akarnya yang dapat menghasilkan warna merah
  • Manggis (Garcinia Mangostana L): Sehabis memakan buahnya yang manis, kita dapat mengambil kulitnya sebagai pewarna batik untuk mendapatkan warna coklat keunguan.
  • Randu (Ceiba Pentebora Gaerth): Daun pohon yang tingginya dapat mencapai 70 meter ini penghasil warna abu-abu.
  • Putri Malu (Mimosa Pudica): Tanaman berduri nan cantik ini bunga dan daunnya dapat membuat warna kuning kecoklatan.
  • Kelapa (Cocos nucifera): Diambil bagian kulit luar buah yang berserabut (sabut kelapa) untuk menghasilkan warna krem kecoklatan.
  • Teh (Camelia sinensis) : Tanaman teh dapat diambil daunnya untuk warna coklat tua yang cantik.
  • Andong (Cardyline Futicosa Backer): Tanaman ini diambil daunnya untuk membentuk warna hijau pada batik.
  • Bawang Merah (Allium ascalonicium L) : Bumbu masak yang satu ini dapat menghasilkan warna jingga kecoklatan yang sangat cantik.
  • Kunyit (Curcuma domestica val): Tanaman ini tentunya akan menghasilkan warna kuning.
  • Soga (Peltophorum pterocarpum): Sesuai dengan yang telah dipaparkan di atas, tanaman ini menghasilkan warna coklat soga seperti yang terdapat pada Batik Solo.

 



      

Leave a Reply