Cialis 20mg Pas Cher cialis 20mg Kamagra 100 Suisse,kamagra 100,kamagra 100mg Avis,kamagra 100 Oral Jelly kamagra 100 kamagra gel,kamagra sverige,kamagra online kamagra online Viagra Kokemuksia,Viagra Netist? Kokemuksia,Naisten Viagra Kokemuksia viagra kokemuksia kamagra gel kamagra kaufen Levitra 10 Mg Kopen,levitra 10 Mg Ervaringen,levitra 10 Mg,levitra 10 Mg Bayer levitra 10 mg kopen Levitra Suisse,Levitra Compendium,Levitra 20 Mg levitra compendium

KAMPUNG BATIK DI KOTA SOLO

KAMPUNG BATIK DI KOTA SOLOKota Solo adalah salah satu kota penghasil batik terbanyak di Indonesia. Beragam motif khas dari klasik sampai kontemporer tersedia disini. Dari batik tulis, batik cap, batik printing, sampai batik perpaduan lengkap tersedia di kota Solo. Pengrajin batik di kota Solo juga tersebar diberbagai wilayah. Seperti Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Sondakan, dan Kampung Batik Kauman.

1. Kampung Batik Laweyan

Awalnya nama Laweyan dipakai untuk menyebut kelompok masyarakat tertentu, dikenal sebagai kelompok kaum kaya (wong Nglawiyan), terutama dalam hal harta kekayaan. Hal itu disebabkan karena daerah tersebut menjadi pusat perdagangan batik dan tempat tinggal para pengusaha batik tulis Jawa. Kampung Batik Laweyan ini telah menjadi destinasi wisata produk batik sejak lama sehingga gaungnya pun telah sampai ke mancanegara. Maka tidak heran bila saat berkunjung ke tempat ini, banyak dijumpai turis yang berbelanja, menyaksikan proses pembuatan batik mulai dari penggambaran di sebuah kain hingga pengeringan, atau bahkan belajar bagaimana cara membatik dari warga yang memang berprofesi sebagai pembatik. Kampung Batik Laweyan ini tidak hanya melulu menjual baju batik. Tetapi juga tersedia produk lain berbahan dasar batik seperti sprei batik, tas batik, kaos batik, sandal batik, helm batik, sampai hem bola bermotif batik dengan nama klub-klub ternama.

2. Kampung Batik Kauman

Kampung batik ini mempunyai kaitan erat dengan sejarah perpindahan kraton Kartosuro ke Solo yang kemudian berubah nama menjadi Kasunanan. Kauman merupakan tempat ulama yang terdiri dari beberapa lapisan masyarakat mulai dari penghulu tafsir anom, ketip, modin, suronoto dan kaum. Keberadaan kaum sebagai penduduk mayoritas di kawasan inilah yang menjadi dasar pemilihan nama “kauman”.

Kampung yang memiliki 20-30an home industry ini menjadi langganan dari para pembeli yang sudah terjalin secara turun temurun dan wisatawan mancanegara (Jepang, Eropa, Asia Tenggara dan Amerika Serikat). Di kampung ini, pengunjung memiliki kesempatan luas untuk mengetahui secara langsung proses pembuatan batik. Bahkan untuk mencoba sendiri mempraktekkan kegiatan membatik. Disamping produk batik, kampung batik Kauman juga dilingkupi suasana situs-situs bangunan bersejarah berupa bangunan rumah joglo, limasan, kolonial dan perpaduan arsitektur Jawa dan Kolonial.

3. Kampung Batik Sondakan

Sondakan terletak di Kecamatan Laweyan, Surakarta. Nama Sondakan diambil dari nama seorang pemimpin terdahulu yang bernama Mbah Sondak. Daerah ini terletak dekat dengan pusat kota. Bagian barat lebih banyak terdiri dari pemukiman disepanjang sungai, berbeda dengan bagian timur yang terkenal sabagai sentra industri batik.

Salah satu upaya pelestarian kampung ini adalah dengan menggelar acara rutin festival batik dan kirab Napak Tilas Budaya Samanhudi setiap tahunnya. Tak hanya jenis batik yang berupa kain dan baju saja, pernak-pernik hiasan serta kerajinan tangan dari batik banyak dijual di kampung Sondakan ini.

Tidak hanya yang berbentuk perkampungan, masih banyak lagi pusat-pusat batik di Kota Solo. Jadi tak perlu bingung kemana akan berburu batik di Kota Bengawan. Selamat berkunjung.



      

Leave a Reply