BATIK SOLO PUNYA MAKNA

BATIK SOLO PUNYA MAKNABatik Solo cukup dikenal masyarakat karena memiliki warna yang begitu khas dengan sebutan soga/sogan. Karakter inilah yang membuat Batik Solo mudah diingat karena cirinya-cirinya yang tidak dimiliki batik dari daerah lain. Warna soga telah berkembang di lingkungan keraton dimana batik dilahirkan dengan makna dan filosofi tertentu.

Sejak dahulu Batik Solo diciptakan sebagai pakaian yang memiliki nilai-nilai dari ragam hias motifnya. Bukan tanpa alasan, Kota Solo merupakan salah satu pusat kebudayaan masyarakat Jawa. Di Kota ini terdapat kerajaan yang berfungsi tidak hanya sebagai pemerintahan, namun juga mengajarkan tradisi  atau adat istiadat yang harus dipegang teguh oleh masyarakat.

Kebudayaan masyarakat Jawa inilah yang tertuang dalam motif-motif Batik Solo. Proses pembuatannya pun dipandang sebagai kegiatan yang sakral dan penuh nilai kerohanian. Itulah mengapa ragam hias dalam batik mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi masyarakat. Unsur-unsur pandangan hidup, sosial, seni budaya, sampai hubungannya dengan sang pencipta dilambangkan melalui keindahan yang terdapat dalam motif Batik Solo.

Jika ditelusuri berdasarkan sejarahnya, motif dalam Batik Solo sungguh menyimpan banyak makna. Motif-motif seperti Parang Kusumo, Sido Asih, Ratu Ratih, Bokor Kencana, Sekar Jagad, dan lain-lain, memiliki arti tersendiri sesuai dengan penciptaannya. Tidak hanya itu, pemakaian Batik Solo juga punya aturan khusus yang berhubungan dengan berkah dan harapan bagi pemakainya.



      

Leave a Reply