BATIK SOLO MEMILIKI CIRI KHAS SOGA

BATIK SOLO MEMILIKI CIRI KHAS SOGABatik Solo selalu punya tempat tersendiri di hati masyarakat. Kota yang terkenal dengan produksi kain batiknya ini selau ramai dikunjungi para wisatawan. Terutama bagi mereka yang berburu batik.

Batik Solo dikenal memiliki warna kejenuhan isen halus. Warna-warnanya yang lembut dengan paduan yang harmonis juga semakin membuat nama Batik Solo memiliki ciri khas tersendiri di mata penggemarnya.

Bagi pecinta batik, pastinya paham jika Batik Solo identik dengan perpaduan warna coklatnya. Ciri khas warna coklat ini biasa disebut soga atau sogan. Keunikan dari pewarnaan soga adalah tidak mudah luntur. Bahkan sampai puluhan tahun kualitas warnanya tetap prima. Tentu saja batik seperti ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

Meskipun sudah banyak produksi Batik Solo menggunkan pewarna sintetik, namun warna soga yang sebenarnya berasal dari materi alami. Nama soga berasal proses pewarnaan batik iniĀ  yang menggunakan batang kayu pohon soga tingi. Warna soga menghasilkan warna coklat yang begitu khas dan seperti menjadi karakter yang kuat bagi Batik Solo.

Dalam warna lain karakter soga juga masih terlihat di Batik Solo. Misalnya pada warna hitam yang tidak sepenuhnya hitam, tetapi lebih cenderung kecokelatan. Warna putih pada Batik Solo juga hampir serupa, unsur cokelatnya masih tetap terlihat menonjol dan kuat. Sogan sendiri memiliki arti kerendahan hati dan bersahaja, dekat dengan alam, dengan dengan orang-orang sekitar, serta membumi.



      

Leave a Reply